1) Perhatikan cuplikan teks berikut! Tanam paksa diterapkan secara perlahan mulai tahun 1830 sampai 1835. Menjelang tahun 1840 sistem ini telah berjalan sepenuhnya di Jawa. Pada tahun 1843, padi pun dimasukkan dalam system tanam paksa sehingga tahun 1844 timbul paceklik di Cirebon, Demak, Grobogan yang menyebabkan ribuan rakyat mati kelaparan. Stelah peristiwa tersebut, antara tahun 1850 – 1860 muncul perlawanan secara gencar dari kalangan orang Belanda sendiri seperti L Vitalis (Inspektur pertanian), Dr W Bosch (Kepala Dinas Kesehatan) dan W Baron Van Hoevell (Kaum Humanis) untuk menuntut dihapusnya Tanam Paksa. Selain tokoh tersebut pada tahun 1860 seorang mantan asisten Residen di Lebak Banten yaitu Eduward Douwwes Dekker menulis buku Max Havelaar yang berisi kritik tajam atas pelaksanaan Tanam Paksa yang tidak manusiawi. Dengan kritikan ini perha...
DEMOKRASI TERPIMPIN KEKUATAN POLITIK NASIONAL DISUSUN OLEH ABIGAIL HARISTA BAGAS RIZKI HERTANTO CHRISTINE THERESIA PURBA FERDINAND DAVID SANTOSO SEKOLAH MENEGAH ATAS 25 JAKARTA Jalan A.M Sangaji No. 22-24 Petojo Utara Gambir RT.2/RW.5 2 5, RT.2/RW.5, Petojo Utara, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10130 PENDAHULUAN Demokrasi di Indonesia sendiri secara formal sudah berjalan selama 61 tahun semenjak Indonesia merdeka. Perkembangan pelaksanaan demokrasi juga mengalami pasang surut dimulai pada pelaksanaan demokrasi masa revolusi kemerdekaan dengan sistem Presidensial dimana Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan dimulai pada tanggal 22 Agustus 1945, tetapi pada tanggal 14 November 1945 demokr...
Dari Mimbar jumat ke jumat kita selalu diingatkan untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Dingatkan oleh Khatib yang berbicara dari atas mimbar sebagai nasihat kita umat yang beriman kepada Allah dan Rosul Muhammad SAW. Dari Jumat ke Jumat amalan kita selalu dihtung oleh Allah SWT. Karena setiap Jumat para Malaikat melaporkan catatan kebaikan dan keburukan yang dilakukan oleh Umat manusia di muka bumi Karena di atas mimbar khatib selalu mengatakan *Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS. Ali Imran: 102) Ayat tu bukan hanya untuk diri khatib tapi untuk jamaah kaum muslimin. Sandaran taqwa memberikan arti bahwa kita wajib menjalankan perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Kemudian pada sisi yang lain khatib berpesan untuk selalu meniri atau mencontoh perilaku kehidupan Rosulullah Muhammad SAW. Karena dalam diri Nabi Muhammad ada cont...
Komentar
Posting Komentar